Mau Udara Jakarta Bebas Polusi, Biodiesel Solusinya

Asap hitam yang mengepul dari knalpot metromini maupun kendaraan lain, pasti mengganggu kenyamanan berkendara ditambah lagi kemacetan jalanan yang makin membuat kita pusing.

Tapi, jangan khawatir! Masalah emisi berbahaya kendaraan bermotor kini dapat dihindari, dengan cara mengganti pemakaian solar ke biodiesel. Demikian diutarakan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bagian Sistem Engineering, Ir. Soni Solistia Wirawan, M.Eng, di sela acara sosialisasi pemanfaatan minyak goreng bekas di Gedung Balai Rekayasa Desain dan Sistem Teknologi, Serpong, Kamis (27/11).

"Kendaraan yang memakai biodiesel yang berasal dari minyak kelapa sawit seratus persen, pasti tidak mengeluarkan asap hitam seperti kendaraan yang memakai solar. Karena set-an number biodiesel minimal 51, lebih tinggi dari solar yang hanya 48," jelasnya.

Soni mengatakan, dalam pengujian emisi, biodisel juga lebih unggul daripada solar. Katanya, biodiesel kadar karbon dioksidanya 50 persen lebih rendah daripada solar. "Dengan begitu, asap hitam bisa turun sampai 80 persen, dan partikel akan turun 30 persen dibanding solar," lanjutnya.

Meski demikian, untuk ukuran keiritan pemakaian biodiesel, kata Soni, masih sama dengan solar, malahan bila dipakai untuk genset biodiesel lebih boros tiga samapai empat persen dibanding solar. "Tapi biodiesel kan ramah lingkungan," tutur Soni singkat.

Sellaband: ketika band anda memerlukan Biaya

ANDA seorang musisi baru dan tidak punya dana untuk melakukan rekaman di studio secara profesional? Jangan kuatir. Anda bisa bergabung ke situs Sellaband (www.sellaband.com), mengumpulkan dana di situ, lalu melakukan proses rekaman layaknya musisi profesional.

Ya, inilah salah satu terobosan dalam industri musik di era New Wave Marketing ini. Fans Anda di seluruh dunia bisa ikut mendanai proyek rekaman Anda. Sebaliknya, kalau Anda yang jadi fans musisi yang ada di Sellaband, Anda pun bisa ikut mendanai proyeknya, walaupun tidak kenal musisi tersebut.

Model bisnis Sellaband ini memang unik. Situs musik yang diluncurkan di Bocholt, Jerman oleh Johan Vosmeijer, Pim Betist, dan Dagmar Heijmans pada Agustus 2006 ini melibatkan para fans secara aktif untuk mendukung musisi yang digemarinya sejak awal proses rekaman.

Mekanismenya sebagai berikut. Kalau Anda adalah musisi yang memerlukan dana, Anda harus membuka account di Sellaband dan meng-upload beberapa contoh lagu. Sellaband lalu akan memperlakukan Anda layaknya sebuah perusahaan yang akan melakukan IPO. Jadi, Sellaband akan menerbitkan semacam saham. “Saham” ini dalam istilah Sellaband disebut “Parts”. Jumlahnya untuk tiap musisi sebesar 5000 parts dan nilainya sebesar 10 dollar AS per parts. Sementara itu, kalau jadi fans, Anda juga harus membuka account di Sellaband. Fans ini disebut sebagai “Believers”. Anda bisa mendukung satu musisi atau beberapa musisi sekaligus dengan membeli parts tadi, berapa pun jumlahnya terserah.

Nah, setelah musisi itu mengumpulkan 5000 parts alias telah berhasil mengumpulkan dana sebesar 50 ribu dollar AS, Sellaband lalu akan mengatur agar musisi tersebut mulai melakukan proses rekaman secara profesional. Sellaband akan menyediakan studio, produser, dan A&R profesional untuk merekam album mereka sampai jadi. Musik mereka ini akan diluncurkan dalam bentuk CD edisi terbatas (sebanyak 5000 buah), CD edisi regular, dan dalam format digital download.

Believers sendiri akan mendapatkan masing-masing satu CD edisi terbatas untuk setiap part yang dimilikinya. Believers bisa mengambil CD ini, bisa juga menjualnya kepada orang lain. Penjualannya bisa dilakukan melalui situs Sellaband atau melalui pihak ketiga lainnya. Nilai penjualannya sendiri bisa di atas nilai satu parts tadi alias di atas 10 dollar AS per buah.

Unik, bukan? Semua pihak diuntungkan di sini. Musisi akan mendapatkan dana untuk proyek rekaman. Setelah CD keluar, tentu musisi ini juga akan memperoleh bagian dari penjualan CD edisi reguler, digital download, atau dari konser-konser. Believers juga akan mendapatkan bagian sebagai “pemegang saham”. Sementara pihak Sellaband sendiri juga akan mendapatkan bagian dari hasil penjualan CD tadi serta dari sejumlah komisi atau biaya transaksi yang terjadi.

Saat ini tercatat ada sekitar 8600 musisi yang terdaftar di Sellaband. Sebanyak 27 musisi telah berhasil mengumpulkan 50 ribu dollar AS dan telah atau sedang menjalani proses rekaman. Mereka ini berasal dari berbagai negara seperti Belanda, Perancis, Inggris, Jepang, Argentina, Australia, dan lain-lain. Dari Indonesia sendiri saya lihat ada 14 musisi, namun belum ada yang mencapai 50 ribu dollar AS. Yang tertinggi adalah Saharadja dari Bali, yang baru berhasil menjual parts sebanyak 13 unit alias mengumpulkan dana sebesar 130 dollar AS.

Nah, kasus Sellaband ini menunjukkan terjadinya Communal Activation sebagai saluran distribusi di era New Wave Marketing. Komunitas penggemar yang ada dimanfaatkan bukan hanya sebagai pelanggan, namun juga untuk menyebarluaskan musik yang telah dibuat. Di sini juga terjadi proses Co-Creation antara produsen (musisi) dan pelanggan (fans). Pelanggan dilibatkan sejak awal proses “produksi” sehingga bisa memiliki sense of ownership, bukan hanya sense of belonging.
Believers tentu akan berupaya agar musisi yang didukungnya bisa sukses. Karena, layaknya pemegang saham, Believers akan mendapatkan bagian dari hasil keuntungan yang didapat musisi tersebut nantinya. Dengan dana yang relatif kecil, cukup dimulai dengan 10 dollar AS tadi, seorang Believers bisa meraih keuntungan yang tidak sedikit. Bagi musisi sendiri, ia tidak perlu repot-repot mencari dana atau mengeluarkan dana dari kantongnya sendiri. Walaupun demikian, musisi ini bisa menghasilkan sebuah karya yang bisa dibilang relatif sama dengan karya para musisi profesional.


Inilah praktik low-budget high-impact marketing. New Wave Marketer memang harus terus berupaya mencari cara-cara kreatif seperti ini agar bisa sukses. Melakukan Communal Activation sebagai sebuah saluran distribusi merupakan salah satu cara yang bisa ditempuh.

-- Ringkasan tulisan ini bisa dibaca di Harian Kompas --

"The Price is Really Up to You", Says Radiohead

SILAKAN membayar berapa saja. Kalau tidak mau membayar sama sekali juga tidak apa-apa. Itulah yang kira-kira dikatakan Radiohead kepada setiap orang yang ingin mendapatkan album terbaru mereka (saat itu), “In Rainbows”. Ya, band rock alternatif asal Oxfordshire, Inggris ini meluncurkan album mereka yang ketujuh secara online di Internet pada 10 Oktober 2007. Ke-15 lagu dalam album “In Rainbows” tadi bisa di-down-load di situs www.radiohead.com atau www.inrainbows.com.

Yang menarik, Radiohead tidak mengenakan harga khusus untuk lagu-lagu tadi. Jadi, ketika orang sudah memilih lagu apa saja yang diinginkan lewat situs di atas, ketika mau check-out, akan muncul tulisan yang mengatakan bahwa harganya “It’s Up To You”. Seakan ingin menegaskan untuk orang yang kebingungan, ketika diklik sekali lagi, muncul lagi tulisan “It’s Really Up To You.” Jadi, kita bisa membayar 1 poundsterling, 10 poundsterling, 1000 poundsterling, atau malah tidak membayar sama sekali. Semua terserah kita.

Namun, sejak 10 Desember 2007, digital download ini resmi berakhir. Orang tidak bisa lagi men-download lagu-lagu mereka. Namun, penggemar yang masih ingin mendengarkan lagu-lagu dalam album tersebut bisa mendapatkannya lewat CD standar yang diluncurkan pada akhir 2007. Langkah yang unik, bukan?

Band yang dipimpin oleh Thom Yorke ini seakan ingin meruntuhkan model bisnis musik yang sudah mapan. Kebetulan, band ini juga sudah tidak terikat kontrak lagi dengan studio rekaman manapun alias independen. Kontrak terakhir mereka dengan EMI/Capitol berakhir pada tahun 2004. Jadi, mereka bisa dengan bebas mengatur model bisnis yang ingin mereka lakukan.

Dalam wawancaranya dengan majalah Time, Yorke mengatakan, “I like the people at our record company, but the time is at hand when you have to ask why anyone needs one. And, yes, it probably would give us some perverse pleasure to say F**k you’ to this decaying business model.”

Selain itu, band yang berdiri pada tahun 1986 dengan nama On a Friday itu juga menyadari bahwa lagu-lagu mereka di album-album sebelumnya juga bisa didapatkan dengan gratis di Internet, secara ilegal tentunya. Jadi, mereka pikir, kenapa tidak sekalian saja diluncurkan album resmi dengan cara seperti ini?

Lantas, bagaimana hasilnya? Sejumlah sumber menyebutkan bahwa pada hari pertama album itu diluncurkan terjadi 1,2 juta digital download. Lalu, menurut sebuah survey Internet yang dilakukan oleh Record of the Day pada saat peluncuran album itu, dari 3000 orang responden, sepertiganya bilang mereka tidak membayar apa-apa ketika men-download album itu. Sementara dari yang membayar, didapatkan harga rata-rata sebesar 4 poundsterling.

Data terbaru yang dikeluarkan pada 20 Oktober 2008, setahun setelah waktu peluncuran album, menunjukkan bahwa “In Rainbows” telah terjual sebanyak 3 juta kopi, yang mencakup digital download dan penjualan dalam format fisik seperti CD. Penjualan album dari Internet saja telah melebihi angka penjualan album mereka sebelumnya, “Hail to the Thief”, yang diluncurkan pada 2003.

Langkah yang dilakukan Radiohead ini memang terbilang kontroversial. Sebagian kalangan, terutama dari industri rekaman dan musisi, mengkritik langkah ini. Radiohead dianggap bisa mematikan industri rekaman. Band ini juga dianggap tidak menghargai sebuah karya seni seperti musik karena membagi-bagikannya begitu saja. Namun, tentu saja sebagian besar masyarakat merasa senang dengan langkah ini. Mereka bisa mendapatkan album terbaru dari sebuah band yang cukup populer seperti Radiohead ini secara resmi dengan harga berapapun, bahkan kalau tidak membayar juga tidak apa-apa.

Sebenarnya, inilah kesuksesan terbesar yang diraih Radiohead. Langkah ini mengundang publikasi yang luar biasa. Beritanya muncul di mana-mana. Tak heran ketika Radiohead kemudian melangsungkan serangkaian konser setelah peluncuran “In Rainbows” , jumlah penontonnya secara keseluruhan mencapai 1,2 juta orang!

Inilah yang menunjukkan bahwa harga itu bisa berubah-ubah seperti Currency. Tergantung bagaimana orang mengapresiasi produk atau Co-Creation tersebut. Dalam kasus Radiohead, walaupun mayoritas tidak membayar, namun tidak sedikit pula yang justru berani membayar jauh lebih mahal daripada harga yang wajar. Mereka beranggapan bahwa hasil karya dan langkah terobosan Radiohead itu perlu diapresiasi dengan baik.

Nah, sekali lagi, ini menunjukkan adanya proses horisontalisasi antara produsen dan pelanggan. Harga yang dulu pada era Legacy Marketing bisa ditetapkan secara sepihak, di era New Wave Marketing ini nilainya bisa berubah-ubah layaknya Currency. Pelanggan juga punya kekuatan untuk menentukan seberapa besar nilai yang harus dibayarnya untuk sebuah produk alias Co-Creation.

-- Ringkasan tulisan ini bisa dibaca di Harian Kompas --

30 Penyakit Baru Muncul Akibat Pemanasan Globa

JAKARTA, SABTU - Berdasarkan Data Organisasi Kesehatan dunia (WHO) sebanyak 30 penyakit baru yang muncul sepanjang tahun 1976-2008 akibat perubahan iklim dan pemanasan global. Staf Khusus Menteri Lingkungan Hidup, Amanda Katil Niode mengatakan munculnya penyakit ini karena temperatur suhu panas bumi yang terus meningkat.

"Yang paling jelas kelihatan penyakit demam berdarah, kolera, diare, disusul virus ebola yang sangat mematikan," katanya di sela-sela penganugerahan Raksaniyata 2008 di Jakarta, Jumat (14/11). Menurut dia, masalah kesehatan akibat pemanasan global memang sangat dirasakan parahnya oleh negara-negara berkembang yang sebagian masih miskin karena minimnya dana sehingga tak mampu lagi melaksanakan berbagai program persiapan dan tanggap darurat.

Untuk mengatasi dampak buruk perubahan iklim terhadap kesehatan manusia itu, tidak bisa dilakukan sendiri oleh masing-masing negara. Upaya itu baru akan berhasil jika dilakukan melalui kerja sama global, seperti misalnya meningkatkan pengawasan dan pengendalian penyakit-penyakit infeksi, memastikan penggunaan air tanah yang kian surut, dan mengkoordinasikan tindakan kesehatan darurat.

"Itu semua penting dilakukan, karena perubahan iklim jelas-jelas akibat dari kegiatan manusia yang tak peduli terhadap keseimbangan alam, yang kemudian berimplikasi serius terhadap kesehatan publik," ujarnya.

Selain menyebabkan gangguan kesehatan, perubahan iklim juga mengakibatkan berbagai bencana alam yang sangat besar. Sepanjang tahun 2006 telah terjadi 390 bencana besar di dunia yang banyak menelan korban.

"Amerika Serikat paling banyak terjadi bencana dibanding negara-negara lain, tetapi untuk jumlah korban paling banyak saat tsunami terjadi di Aceh pada 2004 lalu," jelasnya.

Di Indonesia sendiri, kata dia, bencana alam banyak terjadi akibat kesadaran masyarakat yang lemah, seperti pembalakan liar, kebakaran hutan, dan pembuangan karbon dioksida (CO2). Agar bencana alam dapat diminimalisir diperlukan sinkronisasi antara pemerintah, dunia usaha dan individu.

Nah lo makanaya mari Kita jaga Bumi ini supaya tidak kiamat secepatnya.

Tips Agar Dokumen Tidak Hilang


Ada beberapa tips agar dokumen tidak hilang. Tidak perlu hal-hal yang kelewat teknis. Cukup ubah kebiasaan berkomputer saja.

Di Windows, ada folder bernama “My Documents”. Folder itu sudah dari sananya ada di Windows, seolah Microsoft membuatkan sebuah tempat bagi pengguna Windows untuk menyimpan dokumen-dokumen.

Standarnya, folder itu berada di dalam satu drive dengan sistem operasi—bukan sesuatu yang aman. Kenapa enggak aman? Karena ketika sistem operasi terganggu, bisa jadi dokumen-dokumen yang ada di folder itu juga turut terganggu, bahkan tidak bisa diakses sama sekali.

Kalau dokumen sudah tidak bisa diakses kembali, orang bisa panik, kemudian mengangkat telepon, menghubungi PCplus, bertanya bagaimana memperoleh dokumen itu kembali. Ya, itulah pertanyaan yang beberapa hari terakhir ini PCplus terima melalui telepon.

Makanya, kali ini PCplus berikan tutorial untuk mencegah hilangnya data. Tujuannya biar seperti kata pepatah “sedia paying sebelum hujan”. Tapi, tutorial ini tidak menjamin data seratus persen aman. Mengutip kata pelawak Asmuni (almarhum), “Tidak ada hil yang mustahal.”

Tapi, paling tidak, memperkecil risiko kehilangan data. Ayo deh, mulai dengan tips nomor satu.

Jangan Simpan Data di Drive Sistem Operasi

Masalah ini sudah disinggung sedikit di awal “cerita” tadi. Di mana posisi sistem operasi? Biasanya di C, bukan? Bisa juga di D, kalau komputer punya dua sistem operasi. Pokoknya, mau di mana pun sistem operasi, jangan simpan data di situ.

Ada saja masalah yang bisa menyerang sistem operasi, seperti virus dan file yang korup. Kadang-kadang (atau seringkali ya?) solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu adalah dengan menginstal ulang sistem operasi.

Solusinya, kalau punya dua hard disk, simpan data di hard disk yang berbeda dengan hard disk yang berisi sistem operasi. Kalau cuma punya satu hard disk, buatlah sebuah partisi khusus untuk menyimpan data.

Kalau masih merasa takut di hard disk biasa, belilah hard disk eksternal. Nah, pada beberapa hard disk eksternal, ada fitur untuk back-up data. Fitur itu berupa peranti lunak yang secara otomatis akan melakukan back-up terhadap data yang sudah ditentukan dan pada lokasi yang sudah ditentukan pula.


Jadwalkan Back-up

Penentuan lokasi penyimpanan yang berbeda dengan sistem operasi baru satu cara. Tapi ingat, hard disk pun bisa rusak. Makanya, selain disimpan di hard disk, simpan data di tempat lain, misalnya di keeping DVD. Tapi, keping DVD bisa tergores, jadi isinya tidak bisa dibaca?

Kalau satu back-up kurang, buat beberapa. Kalau keping-keping DVD dirasa tidak cukup, cari saja situs web penyimpanan online. Banyak kok situs web yang melayani penyimpanan data online, mulai dari yang gratis sampai yang mahal.

Salah satu situs web yang punya layanan penyimpanan gratis adalah IDrive (www.idrive.com). Situs web ini menyediakan ruang sebesar 2GB. IDrive juga menyediakan peranti lunak untuk mempermudah transfer file. Biar lebih jelas, kapan-kapan PCplus bahas situs web ini deh.


Hati-Hati Menyalin File Baru

Punya file yang mau disalin, misalnya dari USB flash disk (UFD) ke hard disk? Hati-hati. Bukan cuma virus yang perlu diperhatikan (kalau masalah virus sih pasti sudah jadi perhatian), tapi juga nama file.

Jangan sampai, file yang disalin dari UFD, juga media lain, “menimpa” file yang sudah ada di hard disk. Lain halnya kalau itu memang sudah disengaja. Tapi, kalau tidak disengaja, bisa menyebabkan file lain hilang.

Misalnya, ada file “rencana.doc” yang berisi rencana pembelian PC disalin dari UFD ke folder D:-Dokumen di hard disk. Padahal, di tempat itu sudah ada file bernama yang sama tapi isinya rencana pembelian sayur. Lah, kalau saja file dari UFD menimpa file di hard disk, berarti hilanglah rencana pembelian sayur.


Pindahkan “My Documents”

Folder “My Documents” semestinya dipakai untuk menyimpan dokumen. Tapi, malah ada tips agar tidak menyimpan dokumen di situ. Pasalnya, folder itu terletak pada drive yang sama dengan drive sistem operasi. Risikonya tinggi menyimpan file di drive sistem operasi. Ketika sistem operasi bermasalah dan harus diinstal ulang, file bisa hilang.

Salah satu solusi adalah dengan menyimpan file di drive lain. Mubazir dong “My Documents”nya? Yah, begitulah. Tapi, sebetulnya kita bisa merujuk folder lain sebagai folder “My Documents”. Nanti, posisi folder itu tetap sama di Windows Explorer. Tapi sebetulnya, folder itu berada di drive yang lain. Caranya begini.

1. Buka Windows Explorer.

2. Klik kanan pada [My Documents] terus klik [Properties].

3. Klik [Move…].

4. Ketika muncul jendela untuk melakukan browse, cari folder yang berisi dokumen-dokumen.

5. Klik [OK].

6. Tutup jendela Properties.

7. Selesai.


Semoga bermanfaat

Mengenal Virus Komputer



PENGE
RTIAN VIRUS

Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses).

Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya,yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu dicatat disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya dengan “worm”.

Memelihara Komputer Windows XP Supaya Sehat


Menjaga agar sebuah komputer Windows XP tetap sehat dan bahagia tidak perlu melibatkan rutinitas yang rumit. Dalam artikel ini, Anda akan belajar tentang beberapa peralatan sederhana yang dapat Anda gunakan secara teratur.

Pemeriksaan drive untuk mencari kerusakan
Disk-disk sewaktu-waktu dapat mengalami kerusakan-kerusakan dalam cara file-file disimpan, dan kerusakan-kerusakan itu dapat mempengaruhi kemampuan sistem. Kerusakan-kerusakan disk sewaktu-waktu dapat timbul sendirinya dalam cara yang aneh--mulai dari data yang hilang sampai kerusakan karena kehabisan memori.
Terdapat dua jenis kerusakan disk: fisik dan logical. Kerusakan fisik adalah adanya titik yang buruk pada disk, biasanya disebabkan oleh trauma fisik seperti jatuhnya komputer tersebut saat beroperasi. Kerusakan logical, yang lebih sering terjadi, adalah kerusakan yang terjadi pada daftar isi dari sistem penyimpanan disk. Peralatan Check Disk dalam Windows XP dapat memperbaiki kedua masalah tersebut.
Memeriksa disk untuk mencari kerusakan:

1. Buka My Computer.
2. Klik kanan hard disk (atau salah satunya, jika Anda memiliki beberapa hard disk) dan pilih Properties.
3. Pada Tools, klik Check Now untuk membuka kotak dialog Check Disk.
4. Ada dua pilihan yang tersedia:

Perbaikan kerusakan sistem file secara otomatis:
Jika Anda memilih pilihan ini, Check Disk akan memperbaiki permasalahan apapun yang ditemukannya daripada hanya memberitahu Anda mengenai tiap masalah. Para pemula sebaiknya memilih ini; para pemakai tingkat lanjut yang ingin tahu mengenai kerusakan apa saja yang ditemukan tidak perlu memilih ini.

Scan untuk mencari dan mencoba menyelamatkan bad sectors: Jika Anda memilih pilihan ini, Check Disk melakukan tes logical dan fisik. Karena setiap tes fisik membutuhkan waktu yang lama (satu jam atau lebih dalam kasus tertentu) dan karena kerusakan fisik jarang terjadi, kebanyakan orang hanya menggunakan pilihan ini kadang-kadang saja (sekali setiap beberapa bulan atau lebih) atau hanya bila ada kerusakan saat disk membaca atau file ingin disimpan. Klik Start untuk memulai pemeriksaan. Jika Anda tidak menandai pilihan Automatically fix file system errors, dan jika terdapat kerusakan yang ditemukan selama pemeriksaan, sebuah kotak dialog akan muncul menanyakan apakah Anda ingin memperbaiki mereka. Klik Yes untuk memperbaiki setiap kerusakan.

Mendefragment sistem file
Saat Anda pertama kali menyimpan sebuah file pada disk, file tersebut disimpan dalam sebuah tempat yang berdampingan dalam jumlah yang sangat banyak, tetapi saat anda mengedit file tersebut, file tersebut menjadi fragmented (yaitu, bagian-bagian tersebut disimpan dalam tempat-tempat yang tidak berdekatan). Seperti yang Anda bayangkan, hal tersebut mengakibatkan lebih banyak waktu yang dibutuhkan untuk membuka file yang fragmented dari pada yang tidak fragmented, karena kepala hard disk untuk membaca dan menyimpan harus melompati disk tersebut, dan mengumpulkan pecahan-pecahan filenya. Itulah sebabnya mengapa mendefragment suatu hard disk dapat meningkatkan kemampuannya. Dengan mengatur ulang file-file yang tersimpan di dalamnya agar setiap file tersimpan dalam tempat yang berdekatan, mendefragment suatu hard disk dapat meningkatkan kemampuannya.

Tip: Mendefragment memang membutuhkan waktu yang lama, jadi Anda mungkin sebaiknya memulainya sebelum Anda tidur atau sebelum Anda pergi di malam hari dan membiarkan program berjalan sementara Anda pergi. Jika Anda memilih untuk mendefragment sementara Anda sedang bekerja, jangan gunakan komputer Anda saat sedang didefragment, karena setiap kali isi dari hard disk diubah, proses tersebut dimulai dari awal lagi. Matikan screensaver dan program antivirus Anda sebelum menjalankan itu untuk meminimalisasi pengulangan dari awal akibat perubahan dari hard disk.

Untuk mendefragment suatu disk:

1. Pilih Start > All Programs, Accessories > System Tools > Disk Defragmenter. Kotak dialog Disk Defragmenter akan muncul.
2. Pilih drive yang Anda inginkan untuk didefragment, dan kemudian lakukan salah satu langkah di bawah ini:

- Klik Defragment untuk mulai mendefragment drive sekarang.
- Klik Analyze untuk memeriksa seberapa parah defragment yang harus dilakukan pada drive.


Jika Anda memilih bagian kedua, suatu saran akan muncul setelah satu atau dua menit. Dari sana, Anda dapat memilih apakah Anda ingin mendefragment.

Hapus file-file yang tidak dibutuhkan
Saat program dijalankan, hal tersebut kadang-kadang menciptakan file-file sementara, seperti secarik kertas tempat ia membuat catatan. Saat program selesai dilakukan, file-file ini akan dihapus secara otomatis. Tetapi, jika hal tersebut terhapus secara tidak normal, file-file sementara yang tertinggal dalam hard disk Anda akan menghabiskan tempat.

Windows memiliki dua peralatan untuk membersihkan sistem Anda.
  • Disk Cleanup menemukan dan menghapus file-file yang tidak perlu dari hard disk Anda, membersihkan ruang disk secara keseluruhan.
  • Desktop Cleanup Wizard menghilangkan shortcut icon yang tidak terpakai dari desktop Anda.
Ada dua cara untuk memulai Disk Cleanup:
  • Pilih Start > Programs > Accessories > System Tools > Disk Cleanup. Pada kotak dialog Disk Cleanup yang muncul, pilih drive yang ingin Anda bersihkan.
  • Buka My Computer, klik kanan drive dan pilih Properties. Pada General, klik Disk Cleanup.
Dengan cara apapun, Anda akan sampai pada kotak dialog Disk Cleanup. Sebuah laporan akan muncul pada drive yang dipilih untuk menunjukkan file-file mana yang aman bagi Windows untuk dihapus. Tandai atau hilangkan tanda pada checkbox untuk setiap kategori dari file-file yang ditampilkan oleh Windows, klik OK, dan kemudian klik Yes.

Setiap 60 hari, sebuah pengingat akan muncul pada system tray Anda menyarankan Anda untuk menjalankan Desktop Cleanup. Jika Anda melihat pengingat seperti itu, Anda dapat mengkliknya untuk menjalankan program tersebut. Atau, Anda dapat menjalankannya secara manual:

1. Klik kanan desktop dan pilih Properties.
2. Pada Desktop, klik Customize Desktop. Kotak dialog Desktop Items akan muncul.
3. Pada General, klik Clean Desktop Now. Desktop Cleanup Wizard akan dimulai.
4. Klik Next untuk melanjutkan, dan kemudian pada layar Shortcuts, tandai atau hilangkan tanda pada checkbox untuk setiap desktop shortcut. Di samping tiap shortcut terdapat tanggal kapan ia terakhir digunakan; item yang belum pernah digunakan akan secara otomatis telah ditandai.
5. Klik Next, dan kemudian Finish. Anda telah selesai.
Saat Anda selesai, folder icon baru akan muncul pada desktop dan dinamai Unused Desktop Shortcuts. Folder tersebut berisikan icon yang dihapus. Anda dapat membuka folder ini sewaktu-waktu dan menarik salah satu icon tersebut kembali ke desktop.

Lagi, Israel Serang Gaza

GAZA - Israel kembali melakukan serangan udara di perbatasan Gaza Rafah Mesir Kamis ini. Ini merupakan serangan hari kedua setelah pemberlakuan gencatan senjata sepihak 16 Januari lalu.


Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (29/1/2009), Israel memborbardir perbatasan Gaza-Rafah mulai Kamis dini hari. Namun tidak ada laporan korban jiwa.

Juru bicara militer Israel mengonfirmasi, serangan yang menyasar terowongan pasokan senjata ke Gaza itu sebagai respon atas ledakan yang menewaskan satu tentaranya pada Selasa lalu.

Pada Rabu kemarin jet-jet tempur Israel memborbardir selatan perbatasan Rafah. Serangan tersebut dibalas pejuang Gaza dengan menembakkan roket dan mortir ke selatan Israel.

Warga Gaza mengatakan terowongan-terowongan itu digunakan sebagai jalur untuk menyuplai makanan dan kebutuhan vital lainnya. Israel telah memblokade Gaza sejak Juni 2007, bertepatan dengan dikuasainya Gaza oleh Hamas. Sejak blokade itu, sebanyak 1,5 juta warga kekurangan bahan pangan.

Sejak pemberlakuan gencatan senjata sepihak Israel 18 Januari lalu, warga kembali memperbaiki terowongan-terowongan itu.

Banjir Di Majalaya semakin parah

Akhir-akhir ini hujan terus mengguyur sebagian wilayah Indonesia, termasuk kota saya tercinta majalaya, dari tahun ke tahun musim hujan mengakibatkan masalah yang tak kunjung selesai yaitu banjir, Yah Banjir di Majalaya sudah menjadi tradisi, sama juga dengan banjir di daerah sapan, namun daerah sapan dari tahun 2003 sudah tidak mengalami musibah banjir karena, daerah aliran sungai citarum sudah di renovasi, namun sayangnya pembangunan DAS Citarum terhambat hanya sampai Manirancan.

banyak faktor yang mengakibatkan banjir di daerah majalaya anatara lain, Sungai Citarum yang sudah dangkal, serta banyaknya pohon-pohn beton yang dibangun oleh Pabrik-pabrik yang ada di DAS citarum sehingga resapan air tidak ada, disamping itu sampah Industri dan Rumah tangga saling berlomba sebanyak mungkin, serta gundulnya hutan- hutan yang terus menerus di exploitasi menjadi perkebunan, perumahan, ilegal Loging dll. seperti, di daerah paseh, Ibun, kertasari. dll.

hal yang tidak mungkin dalam jangka pendek banjir di majalaya teratasi, mengingat kesadaran masyarakatnya sendiri yang tidak peduli terhadap lingkungan, apalagi Pemerintah yang sangat lamban dan tidak cepat merespon apa yang dialami oleh masyarakat Majalaya, Bupati hanya orasi saja dalam mencegah banjir yang ada di majalaya apalagi pejabat kecamatan, Desa dan lainnya padahal sudah dua periode bapak Obar terpilih jadi bupati keadaan majalaya tetap tidak berubah malah lebih parah dari tahun - tahun sebelumnya, bayangkan Banjir di majalaya mengakibatkan berapa kerugian yang harus ditanggung oleh masyarakat mjalaya baik kerugian dari segi ekonomi, pendidikan dll. ini sangat merugikan sekali. ironisnya majalaya yang mengahsilkan devisa/pajak terbanyak bagi daerah Kab. bandung, pembangunannya sangat lambat sekali.

Semoga pemerintah masyarakat sadar akan banjir ini serta harus mempunyai kesadaran/pendewasaan dalam menjalankan kehidupan dengan tidak menghancurkan alam.

Majalaya ohhh majalaya

Hati-hat ! Antivirus XP 2008 Gadungan mampir ke Komputer Anda

Jika anda menanyakan, virus apa yang merajai dunia dan Indonesia pada paruh tahun ke dua 2008. Jangan terkejut jika jawabannya adalah kuda hitam Antivirus Gadungan yang banyak disebut dengan istilah Rogue Scanner, Advance Antivirus atau Scamware. Jika anda bingung apa yang Vaksincom bicarakan, bahasa yang lebih membumi dan membuat pengguna komputer sadar adalah Antivirus XP 2008, Antivirus XP 2009, IE Defender, Internet Antivirus, SpyHeal, SpySheriff yang kalau diteruskan daftarnya akan cukup membuat pegal baik mengetik maupun membacanya.

Jumlah Antivirus Gadungan saat ini yang terdeteksi adalah 304 antivirus gadungan. Data yang dikumpulkan statistik virus Vaksincom didukung data statistik Norman Network Protector (NNP) yang di instal di beberapa ISP mengkonfirmasikan hal ini. Dapat dipastikan ribuan komputer di Indonesia yang terkoneksi ke internet terinfeksi virus ini dan celakanya virus ini memiliki genetik Spyware dan memiliki kemampuan mengupdate dirinya sendiri, sehingga untuk membersihkannya membutuhkan perjuangan berat dan beberapa user yang kesal memilih jurus Pasopati (format :P).

Antivirus Gadungan ini memiliki banyak cara menyebarkan dirinya, menurut pengamatan Vaksincom metode ini selalu diperbaharui setiap kali ditemukan cara efektif mengatasinya. Adapun metode yang umum digunakan adalah sebagai berikut :

  • Mengeksploitasi celah keamanan (Java Script) browser waktu mengunjungi website tertentu sehingga akan terinstal secara otomatis dan menampilkan peringatan palsu.

  • Menawarkan scan malware gratis atau tune up sistem komputer gratis.

  • Email, dalam hal eksploitasi email pembuat virus ini cukup kreatif. Adapun bentuk-bentuk email yang terdeteksi adalah sebagai berikut :

    • Kartu ucapan / greeting card. Email yang datang juga memiliki banyak varian, baik yang datang dalam lampiran bervirus (biasanya di kompres / zip) maupun hanya link download yang memanfaatkan fitur “drive by download”.

    • Breaking News dari CNN atau situs berita yang lain.

    • Menawarkan film porno artis ternama seperti Angelina Jolie yang dikombinasikan dengan baik sekali dengan rekayasa sosial pada situs You Tube. Dimana file yang mengandung virus seakan-akan harus di download sebagai codec (file yang diperlukan untuk menonton file film di You Tube). Lihat artikel http://vaksin.com/2008/0808/anjelina-jolie2/anjelina-jolie2.html

    • Datang dalam lampiran terkompres seperti yang terakhir ditemui Vaksincom datang sebagai email konfirmasi pengiriman barang dari UPS yang meminta kita mencetak invoice .doc yang sebenarnya adalah file virus karena memiliki ekstensi ganda (ups_letter.doc.exe). Supaya lampiran ini tidak diblok di mailserver ia di kompres terlebih dahulu dengan nama “ups_letter.zip”. (lihat gambar 3)

Masih ingatkah anda pada artikel virus "anjelina jolie" atau yang lebih dikenal dengan "AntivirusXP 2008", virus yang umum-nya menyerang para pengguna e-mail yang kemudian alih-alih justru mendownload serta meng-install antivirus palsu. Berikut informasi selengkapnya pada, http://vaksin.com/2008/0708/anjelina-jolie/anjelina-jolie.html, dan http://vaksin.com/2008/0808/anjelina-jolie2/anjelina-jolie2.html .

Bagi anda yang masih “trauma” dengan kasus virus tsb, maka kali ini anda harus bersiap-siap dengan kedatangan varian terbaru virus tsb. Jika sebelumnya menggunakan nama “AntivirusXP 2008”, maka kali ini menggunakan nama “XP AntiSpyware 2009”.


Jika anda menerima e-mail dari UPS (United Parcel Service) yang disertai lampiran UPS_letter.zip (lihat gambar 2)

Gambar 2, Antivirus Gadungan mengeksploitasi kelemahan mailserver dengan mengirimkan virus melalui file terkompres.

maka sebaiknya jangan sekali-kali dibuka karena akan menginfeksikan komputer anda dengan Antivirus Gadungan.

E-mail tsb menyertakan attachment file dengan nama “UPS_letter.zip”, yang didalamnya berisi sebuah file virus yang memiliki ekstensi ganda, UPS_letter.doc.exe, dan menggunakan icon word serta berukuran 42 kb. (lihat gambar 3)

Gambar 3, Isi file virus

Jika anda sudah terlanjur membuka attachment tsb, maka file virus yang terdapat pada attachment file tsb secara otomatis akan tereksekusi dan membuat beberapa file virus pada komputer anda. Berikut beberapa file virus yang akan dibuat oleh virus :

- C:\WINDOWS\system32\braviax.exe (10 kb)

- C:\WINDOWS\brastk.exe (10 kb)

- C:\WINDOWS\system32\brastk.exe (10 kb)

- C:\WINDOWS\karna.dat (6 kb)

- C:\WINDOWS\system32\karna.dat (6 kb)

- C:\WINDOWS\system32\delself.bat (1 kb)

- C:\WINDOWS\Tasks\SA.dat (1 kb)

- C:\Program Files\Microsoft Common\wuauclt.exe (42 kb)

- C:\WINDOWS\system32\config\systemprofile\Local Settings\Temporary Internet Files\content.ie5\4jkxkjch\kashi[1].exe (43 kb)

- C:\WINDOWS\system32\config\systemprofile\Local Settings\Temporary Internet Files\content.ie5\4jkxkjch\kashi[1].exe (43 kb)

Kemudian setelah membuat beberapa file virus dan aktif pada proses windows, virus akan mulai beraksi dengan memberikan sebuah pesan palsu (menyerupai program windows), yang seolah-olah memberitahu anda bahwa di komputer kita terdapat spyware/virus. (lihat gambar 4)

Gambar 4, Pesan palsu yang dibuat oleh virus.

Dengan pesan tsb, virus ini akan “memaksa” anda untuk mengklik link yang dituju. Jika anda sudah mengklik pesan tsb, maka virus akan mendownload secara otomatis file instalasi antispyware palsu, yang secara otomatis pula akan menginstall dirinya (lokasi file download tsb yaitu http://xpas-2009.com/install/Installer.exe). (lihat gambar 5)

Gambar 5, Instalasi AntiSpyware palsu.


Saat anda melanjutkan proses selanjutnya, antispyware palsu ini akan mendownload beberapa file virus berikut file instalasi antispyware tsb. Beberapa file yang didownload oleh virus tsb, yaitu :

- C:\Program Files\Common Files\ : ibureqag.dll, nysexireh.vbs, ybofomas._sy (nama file acak)

- C:\WINDOWS\ : yvohidol.bin, dyfype._dl (nama file acak)

- C:\ WINDOWS\system32\iceze.dl (nama file acak)

- C:\Documents and Settings\all users\Documents\ : isir.sys, tucyf.sys (nama file acak)

- C:\Documents and Settings\%user%\Application Data\ : iwin.dat, jikym.vbs, ojahu.pif, pejax.exe, ypehij.db (nama file acak)

- C:\Documents and Settings\%user%\Cookies\ : ahicixicyd.reg, ihowed.exe, itaw.bin, lebiwige.db, ytar.vbs (nama file acak)

- C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Application Data\ : awapufu.lib, iqodud.lib, umyh._sy (nama file acak)

- C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temporary Internet Files\ibykotit.vbs (nama file acak)

Gambar 6, Antivirus Gadungan menjalankan aksinya menakuti-nakuti korbannya dengan memberikan peringatan adanya infeksi virus palsu.

Selanjutnya virus meng-install program antispyware palsu yaitu “XP AntiSpyware 2009”. Program ini tidak jauh berbeda seperti halnya program antispyware lain, seperti terdapat shortcut pada desktop, terinstall pada C:\Program Files, terdapat shortcut pada Start Menu, icon pada taskbar dan terdaftar pada Add Remove Program (lihat gambar 7). Bedanya adalah program ini bukan antispyware, melainkan spyware :P. Untuk meyakinkan korbannya mendownload lebih banyak spyware lagi, ia akan menjalankan aksinya menampilkan pesan “seram” bahwa komptuer tersebut terinfeksi virus-virus dengan resiko tinggi (lihat gambar 6).

Gambar 7, Untuk meyakinkan korbannya bahwa ia adalah program “baik-baik” XP Antispyware 2009 akan mendaftarkan dirinya pada Program Files Windows.

Setelah terinstall dengan mudah, program antispyware palsu akan menjalankan aksi-nya (melakukan scanning palsu dan menampilkan pesan palsu).

Setelah selesai menjalankan aksinya, virus akan memberikan report palsu serta meminta anda untuk melakukan register program antispyware palsu tsb. Jika anda tidak ingin melakukan register, maka program akan menampilkan pesan infeksi virus secara terus menerus, dan virus akan terus menambah atau mendownload file virus. (lihat gambar 8)

Gambar 8, Report program antispyware palsu, meminta anda untuk register.


Jika anda melakukan register, maka anda akan di bawa ke sebuah website yaitu : http://www.xp-antispyware2009.com/buy.html, dimana anda harus membayar sebesar $49.95 hingga $79.95 secara online dengan menggunakan kartu kredit (lihat gambar 9). Hebatnya website ini berfungsi dan memiliki sistem untuk mendebet Kartu Kredit anda. Kalau anda merasa cukup banyak uang dan memiliki kartu kredit untuk membeli antivirus ini. Maka ibarat kata pepatah, “Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga, Di gigit anjing Tetangga, anjingnya Rabies lagi“alias sial banget. Mengapa ?

Karena :

  1. Anda sudah dibodohi dengan peringatan virus palsu (sudah rugi moril).

  2. Anda kehilangan uang (rugi materi)

  3. Anda akan mendapatkan produk yang anda kira antivirus, tetapi ternyata virus / spyware juga. Jadi anda membayar untuk mendapatkan spyware.

  4. Kartu kredit anda akan di charge besar, tidak sesuai dengan nominal yang tertera pada saat transaksi.

  5. Kartu kredit anda akan dijadikan sebagai daftar Fraud. Jadi, jika anda pernah bertransaksi membeli antivirus gadungan ini, Vaksincom menyarankan sebaiknya segera matikan nomor kartu kredit anda dan ganti dengan nomor baru.

Gambar 9, Website yang digunakan untuk menerima pembayaran secara online. Perhatikan Award yang tercantum adalah palsu semua.


Jika dilihat sekilas, ibaratnya mata-mata Korea Utara yang cantik, website tsb mampu menipu user dengan menampilkan beberapa data palsu seperti definisi virus terbaru, penghargaan dari beberapa majalah IT dunia, testimonial dari para pengguna program antispyware palsu serta beberapa keuntungan menggunakan program antispyware palsu tsb, dll.


Selain itu, jika suatu ketika anda gagal browsing ke sebuah website atau website yang anda kunjungi tidak dapat ditemukan, maka virus akan menggantikan halaman yang error (page error), dengan halaman website pengganti (lihat gambar 10)

Gambar 10, Halaman web pengganti page error.

yang sudah dipersiapkan oleh virus ini (yang tentu-nya juga akan menampilkan pesan untuk melakukan register dan diarahkan ke website palsu virus). Pokoknya benar-benar lengkap dan profesional cara kerja Antivirus Gadungan ini.

Registri Windows

Agar dapat aktif saat komputer dijalankan, virus akan membuat string registry sebagai berikut :

  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

braviax = C:\WINDOWS\system32\braviax.exe

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\ Windows

AppInit_DLLs = karna.dat

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

braviax = C:\WINDOWS\system32\braviax.exe

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

brastk = brastk.exe

Selain itu, virus membuat string berikut :

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\ Image File Executions Options\Explorer.exe

Debugger"="C:\Program Files\Microsoft Common\wuauclt.exe

Untuk mengubah default web, virus pun membuat string berikut :

  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\

Search Bar = http://www.google.com/ie

Search Page = http://www.google.com

Start Page = http://www.google.com

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main

Default_Search_URL = http://www.google.com/ie

Search Page = http://www.google.com

Start Page = http://www.google.com

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Search

SearchAssistant = http://www.google.com

Selain itu, virus pun membuat string pada security windows berikut :

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Security Center

AntiVirusDisableNotify = 1

FirewallDisableNotify = 1

UpdateDisableNotify = 1

Untuk mempermudah penyebaran, virus pun membuat string :

  • HKEY_CURRENT_USER\Software\ Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\ MountPoints2\{706ab86c-937e-11dd-a04c-000c290bc510}\Shell\AutoRun\Command

(Default) = C:\WINDOWS\system32\RunDLL32.EXEShell32.DLL, ShellExec_RunDLL system.exe

  • HKEY_CURRENT_USER\Software\ Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\ MountPoints2\{706ab86c-937e-11dd-a04c-000c290bc510}\Shell\Explorer\Command

(Default) = %drive%:\system.exe

  • HKEY_CURRENT_USER\Software\ Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\ MountPoints2\{706ab86c-937e-11dd-a04c-000c290bc510}\Shell\Open\Command

(Default) = %drive%:\system.exe

Menyebarkan diri melalui Flash Disk

Kelihatannya virus ini juga “belajar” dari pembuat virus Indonesia. Sebagai media penyebaran awal, virus mencoba menggunakan media “Flashdisk” ataupun “Disket”, dengan memanfaatkan system autoplay windows agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali user akses ke Flashdisk tersebut (lihat gambar 11). File yang di buat yaitu :

  • autorun.inf

  • system.exe

Gambar 11. File virus infect disket atau flashdisk

Selain itu, ia pun dapat menyebar melalui e-mail (dengan mengirim pesan palsu dengan lampiran), dan media chatting seperti IRC.

Cara pembersihan virus Rogue Spyware

  • Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.

  • Scan komputer anda dengan menggunakan removal tool dari Norman.

Anda dapat menggunakan removal tool dari Norman untuk membersihkan-nya (dapat anda download melalui link dibawah ini).

http://download.norman.no/public/Norman_Malware_Cleaner.exe (lihat gambar 12)

Gambar 12, Gunakan Norman Malware Cleaner untuk memberishkan virus

  • Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe ""%1"""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Search Bar, 0

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Search Page, 0

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Start Page, 0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main, Default_Search_URL, 0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main, Search Page, 0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main, Start Page, 0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Search, SearchAssistant, 0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Security Center, AntiVirusDisableNotify, 0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Security Center, FirewallDisableNotify, 0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Security Center, UpdateDisableNotify, 0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows, AppInit_DLLs, 0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, braviax

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, braviax

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, brastk

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\MountPoints2, {706ab86c-937e-11dd-a04c-000c290bc510}

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Executions Options, Explorer.exe

Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “Repair.inf” (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).

Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.

Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.

  • Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali seluruh file instalasi virus ini dengan baik seperti Norman Security Suite.

Gambar 12. Norman Security Suite mendeteksi seluruh file instalasi Antivirus Gadungan sehingga mencegah infeksi dan membersihkan komputer yang telah terinfeksi.


dari : vaksin.com