Mimpi bertemu Teman di Surga
Pada suatu ketika, Abu yazid al-Bistami sedang berziarah di makam Rasulullah SAW. Dia tertidur dan bermimpi, dalam mimpinya tersebut, dia mendengar suara yang memanggilnya dan mengatakan bahwa dirinya di surga akan bertetangga dengan seorang budak dari imam yang tinggal di sebuah kota.
Dia terbangun dan tercenung. Benarkah mimpi itu. Dengan semangat Abu Yazid mencari budak tersebut. Menyeberang negara bertemu dengan imam yang menjadi tuan budak itu. Sesampai di sana, Abu Yazid mendengar bahwa budak itu, ternyata berteman dengan para pemabuk dan suka nongkrong di kedai. Masyarakat sekitar mengecamnya sebagai budak yang fasiq.
Apakah ini, teman yang ada dalam mimpi Abu Yazid, dia berfikir keras. Hampir saja dia tidak jadi bertemu budak tersebut, karena image yang buruk di masyarakat. Abu Yazid melihat budak tersebut sedang berada di sekeliling para pemabuk di sebuah kedai.ketika akan beranjak pergi dan tidak akan bertemu budak itu lagi, ternyata budak tersebut melihat Abu Yazid dan menyapanya. Wahai imam kaum muslimin, kenapa kamu tidak duduk bersama kami.
Abu Yazid akhirnya terpaksa bertemu dengan dia, dan berbicara dua mata. Budak tersebut bercerita bahwa pertemanannya dengan para pemabuk bukan berarti dirinya pemabuk. Dia malah akan menyadarkan orang-orang tersebut untuk kembali ke jalan yang benar. Budak tersebut telah menyadarkan 40 pemabuk untuk rajin beribadah dan meninggalkan kebiasaan mabuk.
Cerita ini menyiratkan bahwa berteman dengan siapa saja adalah keharusan. Bahkan dengan pemabuk sekalipun. Dengan masih memegang prinsip agama yang kuat, justru kita akan bisa mengajak mereka semua ke jalan yang benar. Dialah penghuni surga kelak. Yang tidak menghilangkan sisi kemanusiaan, dan tidak lupa pada Allah. Semoga kita semua dapat petunjuk Allah yang maha kuasa
0 komentar:
Posting Komentar